Monday, September 23, 2013

Surat Favorit ku dari ***

Kali ini bukan surat kaleng waktu itu..
Ini surat datang dari seorang teman pena :)
Kami sudah menulis surat selama sebulan ini..
Untuk merayakannya kami memilih surat favorit di inbox kami masing-masing
Kupilih surat ini yang menjadi favoritku..

Surat ini telah diubah sedikit kata2nya dan di sensor beberapa hal demi kenyaman dan privasi :D

Assalamu'alaikum warohamatullahi wabarokatuh...
Salam damai dan sejahtera hahahaha
:D

~
Selamat datang di surat kedua puluh tiga!
Tentang kita.

Maaf ya aku lancang tiba-tiba memikirkan tentang kita.
Oh ya belum sempat membaca 'Kasta Pertemanan' di blogmu. Nanti ya...
Nih kita.
Yang awalnya tidak saling mengenal, lalu saling mengenal lewat M**** ****l **k**. Siapa kamu? Siapa aku? Bahkan saat pembukaan departemen linguistik pun aku tidak datang. Aku tidak kenal kamu. Yang katanya bercerita pengalaman ptn nya itu. Hahaha.
Kemudian karena aku harus remed linguistik-bahasa inggris eh malah ketemunya kamu. Dikasih lirik lagu. Lagu apa deh itu? Aku lupa deh... Kasih tau dong :3

Lalu aku tidak ingat lagi bagaimana hubungan kita berjalan. Normal saja sih seperti seorang pelajar SMA dengan kakak-kakak pengajarnya. Yah, begitulah. Seorang mabiter dengan pengajarnya.

Kemudian kita sama-sama berani sekali ya bawel-bawelan lewat twitter. Ya tidak masalah, bukan? Penghiburan diri. Hahaha.

Mendekat ke akhir Ramadhan. Tidak ada yang berbeda. Kemudian kamu ikut-ikut ke rumahku bareng Bang **k. Nah, dari situlah semua curhat-curhatan bermula. Ah, maaf ya, aku bawel sekali kalau sudah curhat.
Berhari-hari diisi dengan curahan-curahanku yang baru saja mengalami fractura hepatica. Ah, lucu ya. Kau malah sabar menanggapi. Ada-ada saja.
Ramadhan berakhir. Idul Fitri. Pasca-Idul Fitri juga begitu. Aku susah sekali you know what ya? Dipikir-pikir kok ya bodoh juga ya...
Hingga sms bapak yang dibaca mama itu. Hingga keputusan surat-menyurat ini. Hingga kamu yang gantian curhat juga. Hingga. Hingga. Hingga sekarang ini.
Ah, lucu ya.

Bertransformasi juga loh. Dari saya-kakak-kamu, menjadi saya-bapak-kamu, saya-kakdi-kamu, lalu kamu-kakak-aku. Ah, lucu ya.
Sampai utang-utangan itu lalu kita kena mati lampu di dramaga.
Dan sampai hari ini.
Tak terasa banyak juga ya ternyata yang udah kita bagi. Ah, kalau sempat sih mau deh baca ulang surat pertama sampai kedua puluh tiga nanti. Seru kali ya? Ya semoga ada waktu untuk melakukan itu. Hahaha. Dari hal remeh-temeh, agak berat, lumayan berbobot, sampah, curhat, dan lain sebagainya semua udah ada di sini ya, di surat kita. Ah, lucunya.

Sampai di titik ini aku menyadari.
Kita sama-sama pribadi yang kebetulan sama-sama sedang berusaha menyimpan sesuatu serapi mungkin, dalam sukma masing-masing.
Kita sama-sama pribadi yang kebetulan sama-sama baru saja sedang mengalami fractura hepatica, entah karena apa sih ya...
Lalu sama-sama susah you know what (atau mungkin kamu gak mau you know what?) dari seseorang yang pernah (atau masih?) punya ruang istimewa di sudut hepatica kita.
Ataukah ternyata kita tidak sama-sama seperti itu?
~


Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
:)

Seru aja kalau punya temen surat..
:D

No comments:

Post a Comment