Friday, November 29, 2013

Tulisan 30 menit

Tulisan 30 menit..

Sebenernya sudah sejak beberapa hari yang lalu aku dan sahabat suratku menjalani tantangan membuat tulisan di blog ini. Sejujurnya, ini pertama ide ku sih.. melihat jumlah  postingan yang gak meningkat dan viewers juga udah mulai bosan..hahaha

Nah tantangannya adalah kami selang seling menulis blog minimal 1 dalam satu hari. Jika suatu hari kita gak nulis maka kita bakal dihukum sesuai keinginan yang hukum. Dan sekarang ada waktu kurang dari 30 menit untuk membuat tulisan agar aku terhindar dari hukuman.

Banyak manfaatnya lho.. selain semakin dekat dengan orangnya, melatih kemampuan menulis serta meningkatkan kreativitas. Kadang jika kurang ide dari sekarang.. ya aku nulis apa yang aku bicarakan dengan pikiranku saat ini. Kadang untuk suatu hal yang positif kayak gini perlu dipaksain lho.. ini deadline sampe jam 12 malam harus diposting.. tapi aku malah baru nulis 30 menit sebelum waktunya..emang dasar akunya sih yang deadliner sejati.

Tulisan 30 menit ini kupersembahkan untuknya.
yang membuat aku mengetik mulai dari jam 23:30 agar gak dihukum yang aneh-aneh nantinya.
semoga gak dihukum ya tulisannya gini doank...hahaha

The End

Wednesday, November 27, 2013

List nikmat yang aku syukuri hari ini...

Manusia hidup di dunia ini tidak terlepas dari nikmat dan karunia Yang Maha Kuasa. Dengan kehendakNya lah kita dapat merasakan kehidupan yang sedang kita jalani ini. Untuk itu, kita perlu bersyukur dan terus berdoa semoga nikmat tersebut tidak dicabut dan agar nikmat yang diberikanNya selalu bertambah...

Kali ini aku tidak membahas cara mensyukuri nikmat dariNya melainkan akan membahas mengenai nikmat apa saja yang aku rasakan pada hari ini. Ya Allah, Aku bersyukur atas :
  • ·         Nikmatnya masih dapat melihat kedua orang tuaku di rumah
  • ·         Nikmatnya membuka mata di pagi hari
  • ·         Nikmatnya masih dapat melihat kedua orang tuaku di rumah
  • ·         Nikmatnya Oksigen pagi hari yang segar
  • ·         Nikmatnya masih dapat melihat kedua orang tuaku di rumah
  • ·         Nikmatnya berinteraksi dengan keluarga di rumah
  • ·         Nikmatnya menjadi orang sehat hari ini
  • ·         Nikmatnya perjalanan naik kereta pagi ini
  • ·         Nikmatnya sarapan bersama keluarga
  • ·         Nikmatnya sisa uang yang aku miliki
  • ·         Nikmatnya perhatian dari orang-orang yang ku sayangi
  • ·         Nikmatnya jalan pagi menuju kantor
  • ·         Nikmatnya makan siang kali ini
  • ·         Nikmatnya ditambal sementara lubang di gigi ini
  • ·         Nikmatnya sholat dzuhur dan ashar berjamaah di masjid hari ini
  • ·         Nikmatnya bekerja di servicedesk pusintek
  • ·         Nikmatnya waktu luang yang aku miliki
  • ·         Nikmat lainnya yang tak bisa ku ungkapkan di sini
Aku rasa cukup sekian sebab akan sangat banyak nikmat yang tak bisa aku hitung seperti bernafas sampai saat ini, memberikan lingkungan kehidupan seperti ini dan lain lainnya.., semoga nikmat esok hari akan bertambah.

Monday, November 25, 2013

Rekreasi

Hai semua..

Tau kah kalian apa itu rekreasi atau apa yang kalian pikirkan saat mendengar kata tersebut?
Jalan-jalan? Ke luar kota? Ke pantai? Naik gunung? Traveling? Berwisata?

Menurut  Wikipedia, Rekreasi berasal dari bahasa Latin, re-creare, yang secara harfiah berarti 'membuat ulang', adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali jasmani dan rohani seseorang. Hal ini adalah sebuah aktivitas yang dilakukan seseorang di samping bekerja. Kegiatan yang umum dilakukan untuk rekreasi adalah pariwisata, olahraga, bermain, dan hobi. Kegiatan rekreasi umumnya dilakukan pada akhir pekan.

Menurut KBBI : re.kre.a.si [n] penyegaran kembali badan dan pikiran; sesuatu yg menggembirakan hati dan menyegarkan spt hiburan, piknik: kita memerlukan -- setelah lelah bekerja.

Dari dua pengertian di atas yang agak-agak mirip itu ada tiga kata kunci yang menggambarkan rekreasi yaitu "Penyegaran Kembali Jasmani dan Rohani (pikiran dan badan)",,"Dilakukan setelah bekerja" dan "Menggemberikan hati". Kata kunci ini merupakan syarat agar kegiatan yang kita lakukan dapat dikategorikan sebagai salah satu kegiatan rekreasi. Apabila dilakukan pada saat bekerja apakah bisa kita katakan sebagai rekreasi? apabila hobi atau pekerjaan yang kita lakukan menyenangkan hati itu apa bisa disebut kita rekreasi? Tentu saja tidak sebab rekreasi adalah kegiatan di luar pekerjaan kita. Namun terkadang kita menyamakan semua hal yang menyenangkan sebagai kegiatan rekreasi. Mungkin kegiatan yang mirip tersebut bisa disebut sebagai iseng atau menghibur diri.

Pemilihan kata dalam Bahasa Indonesia kadang sering tidak diperhatikan. Penyebabnya mungkin cara kita mendefinisikan setiap kata itu sama. Eh, tapi bukan hal itu yang ingin aku bahas saat ini. Mengenai rekreasi tadi, kegiatan rekreasi apa yang kamu lakukan?

Rekreasi dengan keluarga? teman? Pacar? atau sendirian?
Semua bisa dilakukan yang penting syaratnya tiga itu:
1. Setelah kegiatan itu dilakukan maka jasmani dan rohani (badan dan pikiran) kita tersegarkan kembali.
2. Dilakukan setelah selesai bekerja
3. Dapat menggembirakan

Seperti yang dibahas tadi, aktivitas dalam rekreasi yang biasa dilakukan seperti hobi entah itu bermain, berwisata, berolahraga dan semacamnya. Rekreasi yang biasa aku lakukan pada sabtu minggu ya jalan-jalan, istirahat di rumah, mengajar, membersihkan rumah dan lain-lain selama hal itu menyenangkan bagiku. Bagaimana denganmu?

Wednesday, November 20, 2013

Kebiasaan buruk dalam menulis

Seperti tulisan sebelumnya mengenai asal muasal blog ini, kali ini aku ingin membahas masalah kendala dalam menulis. Hal yang paling membingungkan dalam menulis adalah ketika kita tidak tau apa yang mau ditulis namun kita paksaan untuk membuat tulisan. Hal lainnya saat kita mungkin ada ide untuk menulis tiba-tiba ada ide lain yang membuat tidak fokus dalam menulis itu sehingga pembaca tidak dapat membaca kerangkanya. Apakah anda juga mengalaminya?

Ide memang masalah pertama sih yang membuat kita sulit untuk membuat tulisan. Solusi yang mungkin membantu adalah membaca atau menulis ide yang kadang terlintas dalam pikiran. Setelah itu fokus dalam mengembangkan ide. Ketika sudah selesai coba baca kembali tulisan yang anda buat. Posisikan anda sebagai pembaca. Timbul masalah baru bukan?

Masalah barunya adalah "Tampilan" atau display dari tulisan..

Agar tulisan menarik untuk dibaca maka tampilannya pun harus menarik, enak dibaca, enak dilihat maka dari itu kadang ada "aturan" dalam penulisan seperti itu. Entah dari jenis font, ukuran font, berapa kata dalam kalimat, berapa baris dalam suatu paragraf yang ideal agar enak dibaca. Setelah itu baru kita pikirkan design template blog nya seperti apa agar enak dilihat.

"gaya menulis" juga menjadi indikator menarik atau tidaknya suatu tulisan untuk dibaca. Isi tulisan memang penting, tapi jika gaya tulisannya seperti tulisan untuk dibaca sendiri dengan dibaca orang lain sama, maka akan menjadi tidak menarik. Bandingkan tulisan yang bersifat pribadi (maksudnya untuk diri sendiri, ntah catatan atau diary" dengan tulisan yang ditujukan untuk seseorang dan juga tulisan yang ditujukan untuk umum. kalian akan mengerti tulisan itu ditujukan untuk siapa dari gaya menulis si penulis dalam tulisannya..

Mungkin itu saja..

Monday, November 18, 2013

Awal mula Blogku ini...


Selamat datang dan selamat membaca...

Akhir-akhir ini teringat kembali tentang permulaan aku membuat blog. Pertanyaan mengenai apa alasanku membuat blog ini, mau diapakan blog ini ke depannya, lantas tulisan apa yang akan kubuat sekarang dan nanti sedang membayangi pikiranku saat ini. Jika ada yang bertanya apa sih motivasi gue ngeblog itu? ya gue jawab gak ada.. gue cuma pengen ngetik aja sesuatu sekalian belajar nulis gitu walaupun kalau boleh jujur gue gak teralu tertarik dengan dunia jurnalistik. Tapi terkadang ada pemikiran-pemikiran sekilas yang terpikirkan dan ingin orang-orang baca atau tau pemikiran gue. Tapi kalau di liat liat malah isi blog gue kebanyakan curhat-curhat gak penting atau ngebahas masalah pengalaman gue.

Gak jauh beda.. tulisan kali ini mungkin juga menceritakan pengalaman ngeblog gue dan gue bandingin sama tulisan-tulisan temen gue di blog nya masing-masing. Tulisan mereka lebih punya konsep atau mudah dimengerti sedangkan tulisan gue suka random gini. Pernah nanya sih sama temen-temen yang sering nulis. Apa sih kiat mereka supaya rajin nulis dan bikin tulisan yang bermanfaat. Jawabannya sih beragam macam, tapi satu hal yang sama.. "LU HARUS BANYAK-BANYAK NULIS DAN BACA". Kuncinya sih itu, karena dengan hal itu kita bisa tau bagaimana bentuk tulisan kita dan bagaimana bentuk tulisan orang. Paling bumbu tambahannya adalah ketika lu memikirkan suatu ide untuk nulis, buat semacam catatan kecil untuk menulis pemikiran itu agar pas mau nulis di blog lu gak lupa.

Back to the beginning...

Awal kali gue buat blog ini sh cuma buat iseng-iseng aja sih... Cuma buat nulis apa yang pengen gue tulis. Alhasil tulisan gue banyak yang gak bermanfaat. Oh iya tujuan awal berkembang lama-lama dari sekadar cuma ingin nulis jadi pengen punya viewers yang banyak. Nah dari blog juga gue jadi penasaran sama bahasa HTML,CSS java script dll sekalian bisa design web. Dari pengen viewers yang banyak kan berarti gue harus membuat blog gue lebih menarik. Salah satunya sih dengan design gitu, tapi selain design, tulisan gue harus menarik untuk dibaca. Strategi lain dari yang gue dapat dari pengalaman adalah cari kata kunci yang sering orang cari di google. Jadi bikin tulisan yang menarik bisa kita liat animo orang mau baca tentang apa. Liat aja postingan blog gue yang sering dibuka sama orang lain. kayak alay dahsyat, Auditor dan lain-lain seakan-akan dicari lebih banyak. Tapi masalahnya alay dahsyat itu kata kunci yang menurut gue lebih negatif, negatif dalam artian viewers lu bisa aja banyak tapi isi blog lu gak berbobot. Jadi carilah kata kunci yang bikin tulisan kamu lebih berbobot.

Mungkin itu dulu saja cerita tentang blog ini

Sunday, November 17, 2013

Coretan Kecil Kehiudpanku

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Pengalaman hidupku mengajarkanku hingga aku menjadi seperti ini. Kesalahan-kesalahan yang pernah kubuat membuat aku mengerti apa itu kebeneran. Tak akan bisa aku definisikan dengan kata-kata,namun hati kecilku ini dapat merasakan. Hati kecil ini dapat menidentifikasi hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk namun hati ini pun harus dalam keadaan bersih untuk bisa merasakan bedanya salah dan benar. Tidak cukup merasakan dengan hati aku bisa merasakan itu salah atau benar, namun dengan bantuan akal, membantu aku memahami perbedaanya..

Seiring bertambahnya usiaku..
hatiku merasakan hal2 aneh terjadi..
pikiranku pun bisa di bilang berantakan...
apakah aku sudah tak dapat membedakan yang mana salah dan yang mana benar??

naudzubillah.. semoga saja bukan..
aku baru hidup selama 22 tahun..
namun perubahan dalam hidup ini begitu besar kurasakan.. diantaranya :

- jam 6 pagi udara masih sejuk..langit masih gelap..aku masih bisa lihat matahari terbit.. masih bisa melihat pelangi yang pernuh warna warni.. mendengarkan kokok ayam.. serta merdunya nyanyian burung.
(lihat sekarang jam 6 langit sudah cerah seperti jam 8.. jam 10pagi serasa jam 12siang.. tak ada pelangi berwarna warni dilukis di langit..)


-waktu ku kecil..aku diajarkan lagu2 anak kecil.diberikan tontonan yang baik.. diajarkan hal-hal yang baik..diberikan pengertian moral yang baik..diajarkan membaca qur'an dengan baik.. dan aku suka untuk menghafalkannya..
(lihat sekarang anak2 kecil menyanyikan lagu2 percintaan..apakah anda bilang ini wajar?? ingin aku salahkan media yang memberikan tontonan tidak baik kepada kita.. menghancurkan pemikiran kita,,membuat aku lupa lagi dengan hafalan quran ku.. menjajal ku dengan musik2 yang bisa merusak hati dan akal karena larut dengan lirik dan suara vokalisnya)

-aku merasakan dan melihat banyak hal2 yang benar..pandanganku masih terjaga..lingkunganku masih bersama orang-orang yang beriman.. disanalah aku merasa aman dan nyaman.. ya.. karena bersama mereka aku merasakan dekat dengan tuhan (Allah SWT)..
(kini keimananku memudar,, semua terlihat abu-abu.. sulit bagiku memandang mana hal yang salah mana hal yang benar? kesalahan terbesarku.. mungkin aku meninggalkan pedoman hidupku di masa lalu.. aku jauh dari rasa aman dan nyaman.. jangan sampai aku jauh dari-Mu Tuhan (Allah SWT) dan kini aku harus mulai dari awal.. mencari kebenaran yang haqiqi..dengan bantuan orang-orang yang beriman.. aku berusaha kembali ke jalan yang benar..)

-aku yang dahulu bercita-cita menjadi penemu teknolog,i yang dulu cuek soal pemerintahan..sosial..politik dan yang sejenisnya (karena ku pikir ini bukan ilmu pasti layaknya matematika atau beberapa sains) kini harus berkecimpung dalam hal-hal semacam ini dan harus melepas cita-cita menjadi penemu teknologi..namun bukan berarti aku tak akan kembali ke dunia sains..akan ku bentuk pusat teknologi di negeri ini agar dapat menampung aspirasi anak2 yang seperti aku...
ditanganku ini ku genggam erat tujuan kehidupan ku...
dengan tanganku ini.. aku bisa mewujudkan perubahan..
perubahan untuk menjadikan dunia ini lebih baik tentunya...
semoga aku bisa memanfaatkan sisa usia yang kumiliki ini untuk mewujudkan hal-hal yang aku inginkan...

Friday, November 15, 2013

Pengalamanku Belajar HTML

Main-main html

Belajar HTML Pertama

Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Hal ini dimulai dari sini hingga aku belajar dikit-dikit bahasa HTML dan mencoba membuat postingan blog dengan cara yang baru. Selain itu aku juga coba script-script gitu deh, ini aku bikin script yang simple, aku belum belajar mendalam sih tapi lumayan lah buat pemula kayak aku,ternyata hasilnya ini gak sesuai dengan yang aku inginkan sih.. tapi ya untuk awal-awal gak apa-apa deh,nanti kalau udah bisa akan ku buat tulisan yang berwarna dan mungkin ada animasinya biar gak membosankan


Contoh script

Ini adalah salah satu contoh script yang sebenarnya aku copas saja dan edit dikit-dikit.. atau istilah lainnya yang kerenan dikit adalah KOPI PAIT. Sekarang kamu klik tombol di bawah ini lalu baca pesannya dan lihat hasilnya di bawah tombol ini
Gimana Hasilnya? hahaha,, aku cuma iseng-iseng aja bikin kayak gini.. makasih ya kawan :D


Sekarang Cari Jodoh Kamu!

Nama Anda:
Jodoh Anda:







Ini hanya becandaan saja, sebenarnya salah jika anda mencari jodoh di situ.. hahahaha... Sebab jodoh harus
Wassalamu'alaykum Wr. Wb.
Nb : Klik tombol di bawah ini kalau udah selesai baca!

Tuesday, November 12, 2013

Duh, transportasi ibukota

Andai Kota Jakarta bisa memiliki alat transportasi yang bebas macet, bebas gangguan dan pelayanan yang ramah. Sepertinya akan sangat sulit sekali sebab populasi kota ini sangatlah padat, belum lagi pengguna fasilitas umum seperti jalan raya yang kadang dipakai untuk seorang pejabat atau kelompok yang menambah kemacetan ibukota. Suadh menjadi hal yang Mainstream orang dari bodetabek bekerja di daerah Jakarta yang katanya menjadi salah satu penyebab padatnya jalan di ibukota ini.

Transportasi umum yang saat ini sedang dikembangkan masih belum optimal. Transjakarta dan Commuter Line merupakan suatu trobosan guna mengurangi kemacetan. Realisasinya belum sempurna mengurangi kemacetan, entah karena terlalu padat penduduknya atau karena fasilitas tersebut belum memberikan kenyamanan. Selain itu, hal yang membuat dilema adalah uang yang harus dikeluarkan untuk ongkos transport. Lebih efisien dan murah memakai kendaraan pribadi daripada memakai transportasi umum.

Dan terakhir, Commuter Line yang sering gangguan, Transjakarta yang jalurnya dipakai dan tetap macet serta kuantitas kedua alat transportasi andalan ini yang sangat kurang memadai dan perawatannya kurang bagus sehingga menurunkan kualitas fasilitas umum. Membuat orang-orang seperti saya merasa kurang betah memakai fasilitas umum.

Setidaknya itu yang aku alami...


Sejujurnya aku muak dengan macetnya ibukota

Monday, November 11, 2013

oknum,stigma atau fakta?


Selamat datang dan selamat membaca para pembaca

Kali ini aku hadir kembali dalam blog ini, dengan buah pikir yang sempat terlintas dalam pikiran. Tulisan ini tidak bermaksud untuk menjelek-jelekan suatu entitas atau memandang rendah suatu golongan. Hanya saja ada baiknya jika tulisan ini menjadi pembelajaran bagi para pembaca sekalian.

Sore itu, tanggal 9 November 2013, aku mengendarai motor Supra X berwarna biru milik ayahku menuju tempat aku akan mengajar bahasa inggris pada malam hari. Ada satu kejadian yang menjadi sorotanku pada perjalan tersebut dan menjadi alasanku menulis blog pada hari ini. Di sebuah perempatan menuju DTC Depok dekat dengan perumahan Maharaja, aku melihat dari sebrang (jalan grogol) ada seorang anak muda,mungkin masih SMP atau SMA, mengendarai motor tanpa memakai helm dan berhenti di perempatan karena ingin melewati perempatan tersebut menuju jalan pitara. Tanpa disadari oleh si pemuda itu, ternyata ada seorang oknum polisi yang sudah mengincarnya dan akan siap-siap menilang. Tiba-tiba si pemuda merasa kaget ketika pak polisi tersebut memegang pegangan besi belakang motornya dan menarik ke belakang.

“zzzrrrtttt...” bunyi gesekan ban dengan aspal saat si pemuda berusaha melawan dengan menarik gas motornya karena takut ditilang dan segera melesatkan motornya yang tiba-tiba menerobos kerumunan dan memotong jalan seenaknya. Teman oknum polisi lainnya yang melihat kejadian itu senyam senyum saja ketika melihat kawannya gagal mendapat mangsa. Namun tidak sampai tiga detik tiba-tiba motor itu terjatuh dan si pemuda terluka. Aku berusaha menolong pemuda tersebut tapi ternyata pemuda tersebut mampu berdiri sendiri dan langsung kabur. Di lain sisi, polisi-polisi yang menakuti pemuda tadi itu tidak bergerak menolongnya, malah menertawainya ketika terjatuh dengan wajah tanpa merasa bersalah. Aku teringat slogan di kantor polisi yang biasanya tertulis “melindungi dan melayani masyarakat”, sepertinya tulisan ini hanya slogan belaka.

Aku pernah mendengar stigma tentang kelakuan minus polisi-polisi ini, namun aku berusaha meyakini bahwa itu hanya perilaku beberapa oknum saja. Selang waktu berlalu aku sering menanyakan kepercayaanku pada polisi, jika iya hanya beberapa oknum, lantas ada berapa oknum itu? Berapa banyak oknum itu yang sanggup membuat stigma yang negatif? Lebih banyak mana oknum polisi yang negatif atau oknum polisi yang positif? Jika iya hanya beberapa oknum yang negatif, lantas kenapa semua orang sepertinya ketemu dengan oknum-oknum yang negatif ini?

Ibaratnya air jernih di tetesi tinta, jika tintanya sedikit mungkin masih terlihat jernihnya, tapi kalau banyak dan makin kental, dari luar orang akan melihat itu bukan air jernih lagi bahkan bisa dikatakan tidak ada air jernih yang tersisa. Lantas pertanyaannya kemana air jernih itu? Apakah membaur atau mereka berusaha keluar dengan berubah menjadi uap dan mencari tempat yang lain yang masih jernih? Air jernih tidak akan mampu mebuat tinta menjadi jernih, apalagi jika sendiri. Maka dari itu air jernih ini perlu berkumpul agar bisa orang di luar masih bisa melihat kejernihannya.

Coba kita tanya pada masyarakat “polisi yang nilang atau yang razia ketertiban lalu lintas itu demi kenyamanan masyarakat atau sekadar cuma cari uang?”. Bukan berarti aku tidak melihat polisi yang jujur yang bertugas demi lalu lintas yang tertib dan nyaman, tapi di daerah Jakarta Selatan dan Depok yang biasa aku lalui, aku lebih sering melihat polisi yang mementingkan “kejar setoran” seperti menghabiskan surat tilang dengan memberhentikan kendaraan motor yang sering melanggar.

Hukum yang seharusnya memberi efek jera ternyata malah dimanfaatkan menjadi pemasukan gelap oknum tersebut sehingga timbul lah slogan “damai itu indah, indah karena ada uangnya”. Tidak hanya itu saja, urusan administrasi di kepolisian pun sama. Stigma “ada uang urusan jadi lancar”. Pembuatan SIM contohnya, memang bagus sih seleksi sangat ketat, tapi bukan berarti dijadikan kesempatan mencari uang dari peserta yang gak bisa lulus. Hal ini tidak terjadi di kepolisian saja di instansi lain pun seperti itu.

Lantas solusinya apa?

Yang jelas hilangkan dulu stigma negatif itu dengan bukti yang nyata. Berikan para polisi kepercayaan dari masyarakat dan apresiasi dari negara. Sebab ada polisi yang pernah berinteraksi denganku merasa bahwa kerjanya sebagai polisi tidak dihargai orang. Entah masyarakat sudah menjadi orang jahat yang takut kepada polisi atau masyarakat yang takut sama penjahat yang berkedok polisi. Harapannya semoga polisi di negara kita menjadi lebih baik dari sisi kinerja dan mampu merubah stigma negatif menjadi lebih postif kembali.
Azka Ahdi
11 November 2013