Setelah lulus dari salah satu sekolah tinggi kedinasan, saya dan beberapa teman saya yang lain membutuhkan pekerjaan sambil menunggu penempatan kami. Ada yang menjadi guru privat, guru bimbel, bekerja di konsultan bisnis, konsultan pajak, wirausaha dengan berjualan, ada juga yang seperti saya bekerja di Kantor Akuntan Publik dan menjadi auditor junior. Alasanku bekerja bukan sekadar mencari uang, melainkan untuk menambah pengalaman di dalam dunia kerja.
Pada umumnya orang-orang mengatakan bahwa auditor ditakuti hanya oleh karyawan atau perusahaan yang memiliki kesalahan baik dari sisi akuntansi (perhitungan,pencatatan & pelaporan), manajemen (sistem pengendalian internal) maupun bidang lainnya. Bagi yang tidak memiliki masalah rasanya biasa saja dengan kehadiran auditor. Hal ini lantas menjadi pertanyaan bagiku, "bukankah audit ini akan menjadi gambaran diri perusahaan dari sudut pandang pihak independen yang bertujuan untuk menilai kewajaran pelaporan sehingga jika ada temuan-temuan yang perlu diperbaiki dan diawasi dan segera ditangani oleh perusahaan. Lalu mengapa auditor ditakuti sehingga sulit untuk kita dapatkan data dan informasi yang diperlukan?
Jawaban yang ku dapatkan dari beberapa orang keuangan yang pernah diaudit adalah mereka merasa tidak mendapatkan apa-apa apabila harus memberikan informasi kepada auditor bahkan mereka bisa disalahkan yang berakibat pemecatan dari perusahaan atau pemotongan gaji. Selain itu jika ditemukan fraud pasti tidak dilakukan hanya oleh satu orang saja, tetapi ada orang lain yang terlibat sehingga mereka saling menutupi informasi yang tidak boleh diketahui auditor.
Senior aduitor yang membimbingku menceritakan pengalam adiknya. Dari cerita itu ia memberi kesimpulan bahwa menjadi auditor itu jangan hanya sekadar mencari kesalahan lalu menyalahkan orang-orang yang bersalah, tetapi jadilah auditor yang menyelesaikan masalah dengan tak hanya memberikan saran tetapi juga dengan memandu perlahan agar kembali menjalankan sistem yang sudah benar atau memperbaiki kelemahan-kelemahan sistem. intinya memberikan solusi tidak hanya dengan perkataan, tapi perlu dipantau sehingga terjalin hubungan yang baik antara auditor dengan kliennya.
No comments:
Post a Comment