Wednesday, November 21, 2012

Time Flies

21 November 2012
"You are all grown up now and beginning a new chapter in your life. May it be filled with love, dedication and happiness."
That is how time flies..

     The past never come back, but it still in our memories. It will be never lost until you die or you get Amnesia, isn't it? Even you had forgiven someone who hurt you a lot, the memory remind us how hurt it was.  Then, i recall a moment when i was hurting someone. He/She might have been forgive me, but i know they still feel hurt for my sin that i did. There are nothing i can do to heal that feeling. Regret of the sin i did is something useless because it can't make anything better.
     And if i'm thinking about my life story...there are a lot of feelings that i can't describe. Sometime it is wonderful, but sometime it is sorrowful. It just like a dog's life.
      So from now, do something you'll never regret it in the future :D

Tuesday, November 13, 2012

Kun dan kisah si Nyamuk

"Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya tanpa hikmah... yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka."   
(QS Shad:27)

     Aku ingat lantunan ayat suci itu pernah dibacakan seorang santri di masjid dekat dengan rumah baruku. Bukan tentang orang-orang kafirnya yang aku ingin ceritakan, melainkan tentang ciptaan Allah yang ada di antara langit dan bumi selalu ada hikmah atau manfaat dari diciptakannya itu. Salah satunya adalah sahabat seperjuangan saya, Nyamuk, yang sekarang mungkin jadi serangga nomor satu musuh manusia.

     Pertemuan pertamaku dengan Nyamuk sangat berkesan bagiku. Kami sama-sama berjuang untuk bertahan hidup, beradaptasi dengan lingkungan yang dibuat oleh manusia. Aku yang berhasil beradaptasi dengan cara terbangku, mengajarkan Nyamuk cara untuk menghindari tabrakan dengan benda asing yang mendekatinya. Dan kini dia telah sukses menghindari tepukan tangan manusia bahkan raket listrik pun dapat ia lewati dengan selamat. Dia juga yang mengajariku untuk bersembunyi dari manusia.

    Hidupnya lebih sengsara daripada aku, manusia yang katanya mempunyai akal perlahan-lahan menunjukkan kekafirannya dengan mengira bahwa nyamuk diciptakan tidak ada gunanya. Ada juga yang melihat dari sudut pandang ekonomi bahwa nyamuk membuka lapangan pekerjaan bagi penjual obat nyamuk, pabrik-pabrik obat nyamuk, dokter, apoteker, dan lain-lain. Tapi dari sudut pandangku, mereka hanya memanfaatkan peluang dari dampak negatif Nyamuk.

     Satu hal yang lebih aneh untukku yaitu sebagian besar makhluk yang berakal itu mengira bahwa makanan nyamuk adalah darah manusia. Tidak percaya?? coba kau tanyakan 10 orang terdekatmu "MAKANAN NYAMUK ADALAH..." sebagian besar akan menjawab, darah manusia, sebagian lagi menjawab tidak tahu dan sebagian kecil tau jawabannya bahwa nyamuk itu vegetarian khususnya nyamuk berjeniskelamin laki-laki.

     Pada suatu malam aku berbicara pada sahabat ku Nyamuk.

Kun         : Hey Nyam! gimana kabarmu? masih jadi buronan manusia?
Nyam : aku baik-baik saja.. mereka masih membenciku padahal karena merekalah aku begini.
Kun         : bukankah karena kau yang menghisap darah mereka, mereka jadi membencimu?
Nyam : kau pikir kami pemakan darah seperti cerita vampire buatan manusia itua apa?
Kun         : bukan itu maksudku, tapi karena kau dituduh memberi penyakit seperti malaria dan DBD.
Nyam : nyamuk yang menghisap darah hanya nyamuk betina saja, itu juga karena kebutuhan amino saat reporduksi
Kun         : memangnya darah manusia mengandung banyak amino?
Nyam : tentu saja tidak, aku lebih menyukai darah kerbau,tikus dan binatang lainnya. 
Kun         : lalu kenapa kau malah menghisap darah manusia?
Nyam : Karena populasinya lebih banyak dan kebanyakan dari mereka lebih malas bergerak daripada kerbau..

     Obrolan kami akhiri dengan tawa karena menurut kami memang lucu bahwa manusia kini lebih malas bergerak daripada kerbau. Binatang yang lain mungkin terlalu gesit untuk digigit nyamuk. 

     Aku ingat ketika Nyamuk menghisap darah manusia yang terkena AIDS, Nyamuk tak pernah mati karena AIDS. Dia pernah menjelaskan padaku bahwa darah manusia mengandung sedikit sekali partikel virus HIV sehingga sistem pencernaannya dapat menjadi imun terhadap penyakit AIDS. Mungkin ini bisa dipelajari dunia kedokteran untuk memerangi penyakit AIDS ke depan. Salah satu dampak positif bukan dari nyamuk?

     Berbicara soal dampak positif nyamuk, aku memikirkan bahwa sebenarnya nyamuk bermanfaat bagi manusia jika saja manusia yang punya akal itu berpikir. Tubuh manusia membutuh 23 asam amino dan 8 asam amino berasal dari luar tubuh seperti daging. Daging mengangdung darah dan lemak yang memiliki asam amino sebanyak 15-200.000, nyamuk menghisap darah pada kerbau,sapi dan lain-lain untuk mendapatkan amino dalam darah sehingga mengurangi amino daging agar tubuh manusia mendapatkan amino yang cukup.

     Kelebihan amino dalam tubuh manusia akan menjadi racun yang mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah. Penyumbatan pembuluh darah menyebabkan tekanan darah tinggi. Jika penyumbatan pembuluh darah pada jantung akan menyebabkan jantung koroner dan jika peyumbatan itu berada di otak maka dapat menyebabkan stroke pada manusia. Coba nyamuk itu di fasilitasi untuk memakan darah kerbau atau sapi. Manusia akan aman memakan daging meski sudah mencapai usia di atas 60 tahunan karena asam amino tidak berlebihan.

banyak kan dampak positif nyamuk?
coba deh kalian manusia yang berakal renungkan...


Saturday, November 10, 2012

Komentar Sang Serangga 2

Hay semua..
Aku kembali lagi akan bercerita mengenai diriku..
Kalau cerita yang lalu aku bersama kawananku para serangga..
kini.. Aku sendiri

     Jika kau sudah membaca kisah kami sebelumnya kau tau mengapa aku sendirian sekarang. Yap.. Semua karena ulah manusia yang pernah kuceritakan sebelumnya. Akibat rumah-rumah kami sudah musnah untuk pembangunan makhluk yang diciptakan dengan sempurna itu namun sangat egois memikirkan ras-nya sehingga sekarang aku berjuang sendirian untuk bertahan hidup.

     Perkenalkan namaku Kun, kau tak perlu tau aku jenis serangga apa karena ku yakin kau tak akan peduli juga dan mungkin saja kau belum pernah melihat adanya aku. Apalagi di perkotaan tempat kau membaca ceritaku ini. Agar mudah anggap aja aku serangga sejenis mutan atau serangga yang hanya ada di dunia mimpi. Dengan begitu kau akan penasaran dan berharap bisa bertemu denganku :)

     Semenjak para manusia datang menghancurkan rumahku dan kawananku, para serangga kini hidup dengan cara beradaptasi mengikuti hukum alam "Yang kuat akan bertahan hidup dan yang lemah akan musnah." maka jangan heran kalau sekarang banyak mutan. Tengok saja si kucing jaman sekarang karena terlalu dimanja majikan dia takut terhadap si tikus yang liar dan bertahan hidup di lingkungan yang keras.

     Kini aku sedang bersembunyi dari keramaian kota, betapa tidak jika kau menemukan ku mungkin kau akan memasukkan aku ke dalam gelas kaca atau kaleng kaca bekas selai roti yang akan kau lubangi tutupnya agar aku bisa bernafas. Jika berbicara soal peernafasan, itu juga salah satu alasan kenapa aku bersembunyi sekarang. Bayangkan saja bagaimana lubang hidungku yang kecil bisa bernafas di saat kota-kota penuh dengan asap mobil, asap rokok, asap pabrik, asap pembakaran sampah dan bahkan asap obat nyamuk yang dapat membunuhku.

     Pengalamanku bertahan hidup sungguh sangat sulit. Tadinya aku berpikir hidup di kota itu bisa foya-foya seperti manusia di perkotaan zaman sekarang. Bisa nongkrong bareng-bareng dengan kawan-kawan di kelopak bunga (anggap aja kafe bagi manusia) dan memesan beberapa tetes nektar yang diambilkan oleh pelayan dari kepala sari (anthera). Ternyata kota tidak seindah yang kubayangkan, jarang sekali aku melihat adanya bunga yang mekar agar nektar bisa dihasilkan dan jika ada sudah pasti disemprot cairan seperti insektisida agar serangga-serangga tak bisa hinggap kesana.

     Perlu waktu yang lama untuk menemukan tempat yang cocok untuk aku tinggal. Mungkin manusia pikir enak punya sayap bisa terbang kesana kemari. Coba para manusia pikirkan bagaimana rasanya sepasang anggota tubuh kalian bergerak terus menerus menahan beban tubuh kalian dengan ketianggian lebih dari 1000 kali lipat tinggi kalian?!. Pegal bukan? berkeringat? Itu lebih berat daripada yang kalian rasakan cuma jalan 100 meter sudah kelelahan. Belum lagi ketika terbang menyebrangi jalanan yang penuh dengan kendaraan yang berkecepatan tinggi, disaat harus menahan beban tubuh aku juga harus menjaga keseimbangan dengan angin yang datang dari segala arah. Tak jarang kaca mobil, kaca helm bahkan bus kota pernah berbenturan denganku.

    Pada saat itu aku ingin tau jika manusia bisa terbang seperti kami lalu berhadapan dengan besi bergerak cepat berukuran 100x lipat dari tubuhnya, apa yang dirasakannya? SHOCK?!! ADRENALIN MENINGKAT?! taapii seruu kaan?? menghindari logam-logam bergerak itu bagaikan kalian pengendara motor menyalip-nyalip dengan kecepatan 100 Km/jam. Itu kalau kalian selamat, kalau berbenturan bagaimana? paling untung itu cuma lecet, atau patah tulang? tapi bahaya kematian bisa saja terjadi.

     Alhamdulillah, aku bersyukur hingga saat ini aku dalam keadaan sehat-sehat saja. Itu tadi salah satu pengalaman hidupku dengan kerasnya kota ini. Aku pernah menceritakan ini kepada sang nyamuk lho dan mengajarkan mereka bagaimana terbang yang cepat dan gesit. Lihat saja sekarang nyamuk semakin banyak yang susah ditangkap manusia. Jangankan ditepuk, di-smash dengan raket listrik pun mereka bisa menghindar dan pintar bersembunyi di tempat-tempat yang aman dari semprotan. hihihi...

Nantikan kisah ku dengan si nyamuk nanti ya...
yang masih penasaran siapa aku ini,, termasuk dalam golongan Lampyridae yang merupakan familia dalam ordo kumbang Coleptera, bukan Cleopatra meski aku secantika dia :)

Muhammad Azka Ahdi
11 November 2012

Thursday, November 8, 2012

Komentar Sang Serangga

Kami adalah seekor serangga yang hidup bebas di alam.
Di antara kami, ada yang usianya panjang hingga puluhan tahun,
ada juga yang hanya hidup tidak sampai 5 tahun..
namun kami selalu bersyukur.. kami selalu ada untuk saling membantu makhluk hidup lainnya.

Hidup kami sangat bergitu tentram dan damai..
Sampai pada saat segerombolan manusia datang ke tempat tinggal kami..
Mereka berpikir bahwa lahan yang menjadi tempat tinggal kami itu kosong
Mereka berpikir bahwa lahan itu akan menghasilkan uang yang banyak bagi mereka

Kadang aku bertanya pada diriku:

1. Bukankah sang pencipta menciptakan manusia hampir sempurna?

Apa susahnya bagi mereka untuk membuat lingkungan ini menjadi lebih indah,sejuk,asri dan melindungi makhluk hidup lainnya yang tak sempurna seperti kami?
Begitu mudahnya mereka menghancurkan bumi yang indah tempat kami semua tinggal menjadi gersang penuh debu.. dulu pepohonan tinggi dan rindang yang tidak merugikan alam telah mereka sulap dengan gedung mewah yang tinggi dan sejuk di dalamnya, namun freonnya merusak alam tempat kami tinggal.
Namun untuk mengobatinya alam yang rusak sakit ini butuh proses yang begitu lama..

2. Bukankah sang pencipta menganugerahkan akal kepada manusia untuk berpikir?


Lalu mengapa manusia hanya memikirkan uang? tak pernahkah mereka memikirkan kami? mau si kaya ataupun si miskin bagi kami sama saja.. hanya peduli akan uang, tak peduli akan lingkungan. tak peduli tentang kami si makhluk kecil..
liat saja sampah mereka buang sembarangan
jika si kaya membunuh kami dengan asap mobilnya
si miskin membunuh kami dengan asap rokoknya

Apa sekarang manusia bergantung pada uang?
Padahal kami para serangga tak pernah bergantung pada uang, namun hidup kami bisa lebih sejahtera apabila para manusia tidak merusaknya.

3. Bukankah sang pencipta menanamkan hati nurani untuk tiap insan di muka bumi?

dan apakah pada zaman ini hati nurani manusia hanya dipakai untuk sesama manusia saja?
tidakkah hati nurani dapat merasakan penderitaan kami para serangga yang tempat tinggalnya telah binasa..
berganti menjadi tempat tinggal manusia yang kadang tidak cocok untuk kami..
ketika kami datang ke tempat tinggal mu, kau langsung membenciku.. kau coba membunuhku..
padahal aku berkunjung dan sedang beradaptasi dengan lingkungan yang kau buat..
kau liat berapa banyak jenis kami yang tersiksa karena tidak kuat melihat cahaya lampu mu?
kau rasakan betapa sulitnya kami mencari makanan untuk bertahan hidup?


wahai makhluk yang hampir sempurna..
apakah keberadaan kami tak kau pedulikan?
bukankah tiap manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin di muka bumi?
kami masih meyakini firman itu..
oleh karena itu kami mohon..
JADILAH PEMIMPIN YANG ADIL...
ADIL UNTUK SEMUA MAKHLUK HIDUP..
KARENA TANGGUNG JAWABMU BUKAN HANYA KEPADA MANUSIA
TANGGUNG JAWABMU JUGA TERHADAP KAMI MAKHLUK YANG TIDAK SEMPURNA

8 November 2012
Muhammad Azka Ahdi